Kala Arwah Berkisah
Pernikahanku dan hidupku sempurna, tadinya. Siapa sangka, badai dalam pernikahanku datang ari seorang perempuan yang begitu taat beragama. Namaya Asih. Aku kira, aku sudah mengenalnya dengan baik. Nyatanya, aku bak mengupas bawang. Semaki lama, semakin perih. Semakin kutahu bagian dalamnya, rahasianya, semakin aku tersiksa.